Tampilkan postingan dengan label Desa Tangkampulit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa Tangkampulit. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Juni 2020

Tumis Pakis, Cerita tentang Dapur, dan Pernikahan di Desa Tangkampulit

Ini kita yang lagi ngumpul di dapur, sambil masak dan menghangatkan diri.
Bisa baca tulisan perjalanan menuju desa ini di Perjalanan ke Desa Atas Sumbawa.

Tiba di Desa Tangkampulit pukul 17.15 Wita. Baju kami sudah tidak jelas warnanya seperti apa, sudah berhasil terkena basah air hujan, dan lumpur di jalan. Bau kopi hitam khas desa ini menyambut kedatangan kami. Lelah yang kami rasakan selama perjalanan perlahan mulai menghilang. Ditambah lagi dengan senyum warga yang menyambut kami. Aduh, manisnya. Kopi tanpa gula pun rasanya tak apa bagi saya, jika sambutannya sehangat dan semanis ini. 

Minggu, 14 Juni 2020

Perjalanan ke Desa di Atas Sumbawa

Tampang sebelum perjalanan kt yang aduhai. Masih oke semua ni tampilannya.. Wwkwk

Ada rindu yang tiba-tiba menyeruak ketika membuka HP dan melihat beberapa foto-foto perjalanan ke Desa Tepal dan Desa Tangkampulit beberapa bulan yang lalu. Apa kabar ya para guru di Madrasah dan anak-anak di sana. Saya penasaran dengan kehidupan di sana selama masa pandemi ini. Sepertinya dengan atau tanpa pandemi ini, kehidupan di sana berjalan seperti biasanya. Mereka tetap stay at home tidak keluar desa, ke ladang di pagi hari, lalu pulang sore harinya. Semua kebutuhan untuk makan sehari-hari didapatkan dari hasil berkebun. Ke Sumbawa hanya sekali dalam beberapa bulan untuk membeli kebutuhan pokok. Mereka juga tidak perlu pusing dengan segala pemberitaan terkait pandemi ini. Alangkah indahnya.
Kak Ilham santuy banget di atas hartop, padahal jalannya lumayan itu bikin jantung copot :)