Tampilkan postingan dengan label KSB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KSB. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Mei 2023

Jalan-jalan ke Ai Mual, Si Kembarannya Mata Jitu

Ai Mual, ini air terjunnya yang mirip banget sama Mata Jitu


Jalan Dadakan di Ramadhan

Kalau kata orang, terkadang perjalanan yang tidak direncanakan bisa jadi lebih berjalan terencana daripada yang direncanakan jauh-jauh hari sebelumnya. Ide perjalanan pun kadang suka tiba-tiba  muncul dengan begitu impulsif-nya. 

"Besok pagi kita ke Ai Mual yuk." Ajak Tiwi. Kita semua kemudian saling berpandangan. Saat puasa seperti ini, rebahan terasa lebih menyenangkan dibandingkan menghabiskan tenaga dengan jalan-jalan. Di hari biasa saja, minggu pagi seakan memiliki gravitasi yang begitu besar dibandingkan hari-hari lainnya. Rasanya begitu malas beranjak dari kasur. 

"Yuk, aku sih yes aja." Mas Akha mengiyakan, Mbak Susan tidak lama kemudian ikut mengiyakan, disusul dengan teman-teman yang lain. Baiklah, saya tidak memiliki pilihan selain ikut mengiyakan. Kapan lagi bisa jalan-jalan bareng mereka. Ai Mual juga salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sumbawa Barat yang sangat ingin saya kunjungi dari dulu. Bayangkan saja, sudah 4 tahun saya tinggal di sini, tetapi belum pernah bisa mengunjunginya. Alasannya cuma satu, saya terlalu mager menghabiskan hari minggu saya dengan keluar rumah hahahhahaa. Sejak menjadi pi-en-ice a.k.a PNS, tenaga terasa sudah tersedot habis di hari kerja, hingga membuat akhir pekan dihabiskan hanya untuk rebahan, dan nge-drakor saja.

Sabtu, 22 April 2023

Jodoh Pertemuan

Si Cute Whale Shark :)


Saya percaya bahwa tidak pernah ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan. Semua pasti sudah ada yang mengaturnya. Kapan kita bertemu, di mana kita bertemu dan bagaimana cara pertemuan itu, pasti sudah diatur dengan baik. Jika memikirkan bagaimana cara Allah mengatur perihal pertemuan itu, sungguh otak tidak akan sanggup, karena jauh dinalar kita sebagai manusia biasa. Allah sebaik-baik sutradara hidup ini.  

Saya ingat sekali malam itu, tiba-tiba ada nomor baru yang menghubungi saya melalui watsapp, katanya ada temannya yang ingin dibuatkan boneka rajut berbentuk whale shark di @anakpapabandy.craft (usaha crafting khusus rajutan yang saya buat). Saya mengiyakan, tetapi tidak bisa berjanji akan bisa selesai dengan cepat karena pekerjaan sekolah sedang banyak-banyaknya. Keesokan harinya temannya itu kemudian menghubungi saya lagi. Bertanya-tanya beberapa hal tentang amigurumi whale shark yang sempat saya bahas di chat sebelumnya. Melalui obrolan kita di watsapp, saya baru tahu kalau ternyata boneka rajut yang dia pesan itu spesial untuk souvenir para tamu yang menginap di Amanwana Resort. Mendengar kata Amanwana Resort, pikiran saya langsung melayang jauh. Demi apa pun saya tidak pernah menyangka bahwa boneka rajut buatan saya bisa masuk ke resort besar sekelas Aman. Amanwana merupakan satu-satunya resort super mewah yang menawarkan konsep glamping yang ada di Pulau Moyo, Sumbawa. Banyak tokoh-tokoh besar, baik nasional maupun internasional yang pernah kesini. Lady Diana menjadi

Jumat, 26 Desember 2014

Indahnya Air Terjun Pamurun Desa Bangkat Monteh

Selalu ada kejutan disetiap perjalanan kami,  setelah berjuang dijalan yang begitu menantang, masuk hutan dengan medan yang licin, menikmati petualangan di Gua Mumber yang begitu menakjubkan, ternyata petualangan tidak terhenti disitu,  Sang Kapten mengajak kami ke tempat yang tidak pernah kami sangka sebelumnya, sebuah air terjun yang begitu mempesona, kawan.
Hanya 20 menit Desa Bangkat Monteh untuk menuju ke lokasi air terjun tersebut, tetapi karena hujan yang baru saja mengguyur Bumi Pariri Lema Bariri ini jalanan menjadi sedikit licin, kami mesti ekstra hati-hati dalam mengendarai motor, jalurnya juga sangat kece untuk penggemar motor trail (Bagi penggemar motor trail jalanan bagus sudah mainstream, jadi mesti ke jalanan yang sedikit bergoyang supaya anti mainstream, hehehe). Di desa ini (Desa Bangkat Monteh, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat) tidak hanya gua-gua eksotis yang menjadi daya tariknya, tetapi ada juga Air Terjun Pamurun yang begitu mempesona, sungai dengan aliran air yang begitu jernih, ditambah lagi dengan hijaunya hutan Selalu Legini yang membuat kita tidak henti-hentinya berdecak kagum, benar-benar pemandangan alam yang begitu alami tanpa jamahan tangan-tangan jahil manusia, dan harapan kami, semoga tangan-tangan jahil itu tidak mengganggu keindahan Sumbawa ini sampai kapanpun. Kalau ini dijadikan promosi produk, tidak hanya "buy one, get two" "beli satu, dapat dua", tapi "beli satu, dapat banyak", mengunjungi satu desa tapi bisa menikmati banyak keindahan alam yang emejing
Air Terjun Pamurun, Foto By Bang Fahri Samalewa

Senin, 15 Desember 2014

Petualangan Menakjubkan di Gua Mumber



Efek petualangan di Liang Dewa beberapa minggu yang lalu ternyata berbekas mendalam di hati saya. Saya jadi terpesona dan mulai menyukai ruang gelap bawah tanah yang bernama gua itu Memasukinya membuat sadar bahwa kekuasaan Allah itu tidak ada batasnya.
Tidak perlu menjelajah jauh untuk mencoba menikmati sensasi berpetualang di dalam gua, apalagi jika harus mengeluarkan banyak uang dan harus keluar negeri untuk itu. Sumbawa punya banyak gua yang amazing (baca:emejing) untuk menguji adrenallin kita, tetapi masalahnya (memang agak klasik tapi berpengaruh besar) adalah tidak adanya publikasi yang masif tentang keberadaan gua tersebut dan akses kesana yang agak susah, sehingga banyak yang mengira bahwa Sumbawa hanya sebuah daerah gersang tanpa sisi menarik sama sekali, padahal Sumbawa begitu mempesona untuk coba dijelajahi lebih dalam lagi. Adventurous Sumbawa mengajak dan memperkenalkan saya tentang semuanya, tentang keindahan Sumbawa yang tidak hanya ada di Pulau Moyo, Madu Sumbawa, dan Main Jarannya, lebih dari itu Sumbawa menjanjikan petualangan yang tak akan terlupakan. 
Sudah direncanakan selama beberapa minggu yang lalu, akhir pekan ini Adventurous Sumbawa akan caving lagi ke salah satu gua yang tidak kalah amazing-nya dengan yang ada di Liang Dewa, yaitu Gua Mumber yang ada di Sumbawa Barat. Gua ini belum banyak yang tahu, informasinya di internet pun tidak begitu banyak, bahkan susah untuk ditemukan. Tidak usah berbicara tentang informasi tentang wisata Sumbawa, karena itu sangat minim sekali, masyarakat Sumbawa saja tidak banyak yang tahu tentang itu. Om Imran adalah salah seorang teman fotografer yang pertama kalinya meracuni saya tentang gua itu, kata beliau gua itu sangat indah, dan terbukti dengan foto-foto yang diperlihatkan kepada saya. Ah ‘racun’ itu ada dimana-mana, kawan, maka berhati-hatilah jika tidak ingin racunnya masuk kedalam syaraf otak terdalam yang bisa membuat otakmu lumpuh seketika jika tidak datang kesana.
West Sumbawa Adventure
Judulnya adalah “West Sumbawa Adventure”. Perjalanan 2 hari di Sumbawa Barat dari tanggal 13-14 Desember 2014 dengan menjelahi beberapa tempat bersejarah di Sumbawa Barat, seperti Tiu Kelamu yang merupakan kolam tempat mandi Lala Jinis, makam Datu Seran yang merupakan makam raja-raja pada Kerajaan Seran dahulu kala, dan beberapa tempat lainnya. Salah satu tempat yang membuat saya sangat tertarik untuk ikut trip ini adalah perjalanan ke Gua Mumber, gua emejing yang membuat saya mupeng tak terkira sejak diracuni oleh Om Imran dengan foto dan cerita-cerita kece-nya.
Perjalanan dari Sumbawa ke Taliwang, Sumbawa Barat memakan waktu kurang lebih tiga setengah jam dengan kecepatan standar. Dari Sumbawa pukul 15.00 wita, tiba di taliwang pukul 17.30 wita. Lumayan melelahkan tetapi itu tidak akan terasa karena disepanjang jalan, mata akan dimanjakan dengan pemandangan hijau dengan barisan bukit dan sawah Sumbawa yang menyejukkan mata. Kalau badan sudah begitu lelah, bisa juga istirahat sejenak sambil menikmati jagung rebus asli Rhee yang terkenal itu. Jagungnya manis dan enak. Disepanjang jalan kawasan Rhee banyak penjual jagung rebus yang menjajakan jualannya di bale-bale sederhana pinggir jalan, disana kita bisa makan jagung sembari memulihkan tenaga untuk melanjutkan perjalanan kembali. 
Ada satu tempat yang menarik juga untuk menjadi tempat peristirahatan, yaitu Bukit Galau. Dinamakan Bukit Galau bukan karena disini banyak ABG labil yang sering nongkrong  kemudian bergalau ria bersama ya, bukan, itu karena di bukit inilah tempat para pengendara dari Sumbawa ataupun Taliwang beristirahat melepas lelah sambil minum kopi di kedai yang ada di bukit tersebut. Bukit ini sebenarnya bernama Bukit Samarekat, tetapi belakangan lebih populer dengan nama Bukit Galau. Pemandangan yang disajikan juga tak kalah indah seperti jalan yang ada di film-film Hollywood dengan  bukit dan jalan meliuk-liuk tajam. Dari bukit ini akan terlihat jelas lautan Sumbawa dengan pulau-pulau kecilnya.
pemandangan laut Sumbawa dari Bukit Galau
berugak tempat istirahat dipuncak bukit