Sabtu, 20 Juli 2013

Tano Lawang Desa

Di atas kapal menuju Poto Tano
Selama ini saya sering memposting segala hal tentang Lombok dan hasil travelling saya di Lombok, tetapi tak pernah sekali pun saya memposting tentang Sumbawa. Padahal saya besar di Sumbawa dan menghabiskan banyak hidup di sana. Sumbawa memiliki banyak potensi alam yang luar biasa, terutama tambangnya. Tetapi pengelolaannya masih belum maksimal. Yang terekspose dan tereksplore adalah New Mont yang ada di Maluk. Dan harapan saya cukup itu saja tambang yang akan di eksplore. Saya khawatir jika semua tambang yang ada di Sumbawa di buka maka kelestarian alam akan hancur. Tak akan ada lagi gunung-gunung hijau, pantai akan kotor dan beracun karena buangan limbah tambang, Sumbawa yang sudah gersang semakin gersang. Saya mencintai Sumbawa saya saat ini. Dengan pantai-pantainya yang indah, dengan safananya yang masih terbentang indah, sapi-sapi bebas berkeliaran di gunung-gunung, orang-orang masih bisa mendapatkan madu asli di hutan Sumbawa, pohon jatinya masih menjadi yang terbaik, susu kuda liarnya tetap menjadi kebanggan Sumbawa.
Saya mencintai segala hal tentang Sumbawa. Sumbawa itu adalah keindahan yang belum terbuka. Aset bangsa yang masih belum terjamah. Dan saya mencintai itu.
Kembali ke judul postingan saya. Tano lawang desa. Tano adalah nama Pelabuhan Sumbawa, jika ingin ke sumbawa maka harus melewati pelabuhan ini. Dari Pelabuhan Kayangan di Lombok menuju Pelabuhan Poto Tano di Sumbawa. Lawang artinya pintu sedangkan desa artinya kampung. Tano lawang desa, adalah tano yang menjadi gerbang menuju ke sumbawa (desa). Di sekitar Tano ada banyak pulau-pulau kecil yang indah. Sebagian besar pulau itu tak berpenghuni dan hanya menjadi tempat istirahat nelayan yang pergi menangkap ikan. Keindahan pulau-pulau kecil itu tidak jauh dengan tiga gili yang ada di Lombok. Sejauh ini baru satu pulau yang dijadikan objek wisata, yaitu Pulau Kenawa. Jika ingin kesana maka mesti menggunakan perahu, tempat penyewaannya ada di perumahan nelayan yang terletak di sekitar Tano. Beberapa temen fotografer sudah sering menjelajah kesana, karena memang tempatnya sangat indah untuk dijadikan objek landsacape photography ataupun prawedding. Oh ya untuk snorkling atau diving juga oke lho, karangnya masih bagus dan cantik. Pulau-pulau sekitar tano ini semacam pulau perawan yang belum terjamah aktivitas manusia, eks industri.

Sumber Google
Di atas itu foto Pulau Kenawa, tetapi hasil comot di google. Soalnya saya juga belum pernah kesana, padahal tiap pulang wajib lewatin tu pulau T_T
Saya di rumah seperti Cinderalla, hanya boleh keluar rumah jika ada hal-hal penting saja, jadi untuk pergi main-main mengunjugi objek wisata tergolong jarang. Izin dari Bapak sangat susah, maklumlah anak perempuan sendiri,hehee
Ketika pulang ke Sumbawa tanggal 3 Ramadhan yang lalu saya sempat memfoto Pelabuhan Tano. Jeng jeng, inilah dia..

Tano Lawang Desa
We Love Indonesia
Kapal yang akan meninggalkan Tano untuk menuju ke Pelabuhan Kayangan Lombok. 
Pantai Tano
Pasir putihnya indah sekali. Pantai itu berasa di daratan sekitar Tano. Cantik sekali. Saya suka mampir main-main di sana jikalau lama menunggu kapal.
Absurd
Foto asal jepret. Ini yah yang dinamakan absurd???? Hehehee
Rhifa
Nah tu adek sepupu saya. Dia lagi asyik liatin ikan-ikan yang ada di sana. Kebanyakan ikan teri yang kecil-kecil itu. 

Tano Lawang Desa....
Jika sudah sampai Tano, maka selangkah lagi menuju Sumbawa...
Samawa Sabalong Samalewa
^_^

6 komentar:

  1. huwaaaaaaa pengen kesonoooooo
    *tapisepertinyapanas* ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sumbawa memang panas pik,hehehe
      Tapi dibandingkan dengan gurun pasir, sumbawa ademlah dikit,,
      #jiahaaaaaaa
      ^_^

      Hapus
  2. serius di Sumbawa ada safananya? yang pulau kanawa kayaknya keren :) Tapi saya masih tetep pengen ke Gili Air *masih penasaran. Dikau benar-benar princess ya di rumah.. cinderella yang terkurung dalam menara.. Btw, daku suka photo kapal dengan tulisan We Love Indonesia!

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya padang rumput yang luas banyak, tempat sapi2 makan....
      ke gili air mah gampang, asal mau dan ada uang,...
      sangat kak, saya gak bisa kemana2 kalo di rumah, main2 disitu2 aja...
      seem like a cinderella,,
      ada juga kapal yang judulnya "we bright the nation", itu yang paling saya suka...
      ^_^

      Hapus
  3. mana kapalnya..napa gak ada di sana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak jepret kemarin..
      besok dah..hehehe

      Hapus

Tinggalkan jejak ya teman-teman, supaya saya bisa berkunjung kembali....
Salam persahabatan Blogger Indonesia ^_^