Ini adalah perenungan ke sekian kali saya tentang hidup, bahwa memang hidup itu tidak gampang. Hidup ini hanyalah aktivitas menunggu kematian. Maka sewajarnya hidup ini digunakan untuk hal yang bermanfaat. Karena tidak ada lagi akhir dari hidup ini, selain mati.
Prolog saya terkesan tidak nyambung dengan apa yang akan saya ceritakan kali ini, tetapi masih berhubungan dengan hidup dan perjuangan itu. Mungkin bagi orang yang serba berkecukupan, uang sepuluh ribu, atau dua puluh ribu itu tidak ada artinya, serasa cukup untuk bayar di WC Umum. Tetapi bagi orang hidupnya jauh di bawah kata berkecukupan, uang sebesar itu sangat berarti. Saya jadi teringat drama korea yang berjudul "The Moon That Embraces The Sun", ketika sang raja bertanya kepada seorang anak, seberapa berharganya dia jika dibandingkan uang 10 keping atau 100 keping. Anak itu menjawab 10 keping, sang raja langsung kaget, betapa rendahnya harga yang dimilikinya, tetapi dengan bijak sang anak berkata "Bagi orang miskin uang 10 keping ini sangat berharga, bahkan dibandingkan nyawanya sendiri, begitu pula dengan sang raja. Jadi, tetaplah arif sebagai raja itu". Sederhana bukan???