Tampilkan postingan dengan label Labangka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Labangka. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Desember 2014

Pantai Sebekil, Uniknya Tuh Disini

Perjalanan ke Pantai Sebekil
Sepulang dari Goa Liang Dewa kita melanjutkan trip ke pantai yang berada di Labangka 5. Katanya pantai yang akan kita datangi jaraknya lumayan jauh dari goa. Jarak yang dekat saja sudah terasa jauh, apalagi jarak yang jauh, hwaaa semangat Lulu.
Mungkin karena kita terlalu lama dalam mengendarai motor, kita sukses tertinggal dari teman-teman yang lain, dan itu mengakibatkan kita berkeliling di tempat yang sama berkali-kali alias nyasar. Bapak-bapak yang nongkrong dipinggir jalan saja sampai bingung melihat kita yang keliling tidak jelas, sekali lagi lewat ditempat itu saya khawatir piring cantik melayang ke muka, hwahahaha.
"Lost packer nih kita, ah lets get lost, lets goo." Teriak Bang Yudi.
Kita nyasaar ciiiin. Karena sinyal yang datang dan pergi, kita jadi susah menghubungi teman-teman AS untuk bertanya keberadaan mereka. Dan memang benar, malu bertanya sesat di jalan, dari tadi kita hanya putar-putar tidak jelas, tanpa adanya inisiatif untuk bertanya penduduk setempat, entah ide itu datang dari siapa diantara kita berempat, kita pun berhenti di pangkalan ojek dan bertanya kepada Bapak-bapak yang ada disana. Alhamdulillah, Allah selalu bersama para pejalan, berkat tanya-tanya kepada si Bapak kita pun menemukan jalan yang benar, putar arah lagi dan goooo....
Melihat teman AS menunggu kami di pinggir jalan rasanya seperti anak ayam yang telah menemukan induknya, bahagia. Setelah bertemu dengan teman-teman, kita melanjutkan lagi perjalanan kita menuju Pantai Sebekil. Dari jalan yang mulus halus hingga bertemu jalan yang membuat kita ajep-ajep diatas motor, tanda-tanda keberadaan pantai belum terlihat juga, yang ada hanyalah hamparan kebun yang mulai menghijau milik penduduk setempat. Ini adalah perjalanan terjauh saya selama di Sumbawa. 
"Biasanya pantai yang keren itu letaknya jauh kak." Hibur Subhan selama di perjalanan. Kita mengobati kelelahan selama diperjalanan dengan bercerita banyak hal, mulai dari cerita tentang pariwisata hingga cerita tentang gosip artis terkini (saking tidak adanya bahan pembicaraan lagi, gosip pun jadi ciin untuk rempong, hihihi).
Selama kurang lebih 1 jam (dikurangi waktu nyasar) kita sampai Pantai Sebekil Labangka 5. Mata langsung tertuju ke arah pantai, pasir hitam dengan batuan hitam yang cantik sukses menjadi daya tarik tersendiri pantai ini, ditambah lagi dengan ombak besarnya. 
Pantai Sebekil, Bang Yudi langsung action

Rabu, 03 Desember 2014

Petualangan Menakjubkan di Liang Dewa



Dalam Liang Dewa Foto by Bang Yudi Rusdian


Blind Trip
“Minggu ini kita ada agenda susur gua, yang bertempat di Labangka, kak.” Kata Subhan kepada saya malam itu.  Ini akan menjadi petualangan menegangkan, mengingat ini adalah yang pertama bagi saya. Yang pertama untuk menikmati petualangan susur gua, dan yang pertama ikut dalam trip kawan-kawan di Adventurous Sumbawa. Saya tidak punya ekspektasi apapun tentang perjalanan kali ini, yang ada dalam bayangan saya hanyalah, saya bisa bertemu dan berpetualang dengan kawan-kawan AS yang selama ini lebih banyak saya kenal melalui dunia maya a.k.a facebook, sebaik-baik teman dunia maya, alangkah lebih baik jika bertemu di dunia nyata, bukan??? Info tentang Liang Dewa pun saya tidak begitu tahu, baik dari segi sejarahnya atau tentang bentuk dari gua tersebut. Lets get lost, lest go-lah, sambil menirukan gaya Ruben Onsu, hehehe.
Bertemu Kawan-kawan AS untuk yang Pertama
Perasaan malu-malu kucing jelas sekali melanda perasaan saya pada pagi itu. Suasana baru dan orang-orang baru, membuat saya mati gaya, seakan di paksa beberapa saat untuk menjadi salah tingkah, tidak tahu mau berbuat apa. Ingin rasanya menyapa dan say “Ini Bang Takwa, ya??? Ini Bang Farhan, ya??? Salam kenal bang, saya Lulu.” Kata-kata itu ada di ujung lidah, tak bisa terucap dan hanya senyum yang canggung. Saya pemalu dalam hal ini, jujur.  Saya yakin kawan-kawan yang lain juga mengalami kebekuan yang sama dengan saya, hanya membutuhkan seorang perantara untuk membuat suasana dingin menjadi cair seketika. Keramahan langsung mendekap saya ketika Mbak Ely salah satu kawan AS tersenyum dan mengajak saya bersalaman. Detik selanjutnya berjalan seperti biasanya, normal, hanya membutuhkan waktu untuk kita saling mengenal satu sama lain. Perjalanan ini akan membawa kita pada titik itu, tidak perlu perkenalan yang formal, hanya perlu mengamati dalam bingkai masing-masing.

Rabu, 06 Agustus 2014

Jelajah Eksotisme Sumbawa Episode Pantai Labangka

Kata orang untuk mendapatkan sesuatu yang indah itu memang membutuhkan perjuangan yang hebat, saya sepakat dengan itu. Untuk pertama kalinya selama di Sumbawa saya melakukan perjalanan yang jauh, dua setengah jam untuk sampai ke tempat eksotis Sumbawa dengan segala keindahannya. Pantai berpasir putih dengan riak ombak yang mengagumkan, karang-karangnya nan indah. Hwaaa, Sumbawa berhasil membuat saya semakin mencintainya.
Pantai Labangka, sebuah pantai yang terletak di selatan Sumbawa. Seperti karakteristik pantai selatan lainnya, pantai ini berpasir putih, panas, dan tentu saja dengan ombak yang lumayan besar dan cocok untuk penggila selancar. Selama ini saya hanya mendengar dari kata orang saja tentang keindahan pantainya, sembari menghayalkan untuk bisa kesana suatu saat. Dan akhirnya saya bisa kesana, yeey..
Untuk bisa ke Pantai Labangka, kita bisa menggunakan motor, dengan waktu sekitar 2,5 jam, itu dengan kecepatan yang biasa-biasa saja. Labangka terletak di Kecamatan Plampang. Jalan menuju ke Plampang memang bagus, tetapi untuk menuju pantainya kita mesti bersabar dengan goyangan batu yang mengisi di sepanjang jalan menuju pantai. Ada banyak pantai indah disekitar Labangka, tetapi kami hanya sempat mengunjungi pantai yang terdekat saja. Takjub untuk pertama kalinya bisa melihat pesona pasir putih Sumbawa yang mengagumkan. Wow.
Pantai Labangka

Pantai Labangka