Ada
banyak hal absurd yang terjadi di
dunia ini yang kadang kita tidak mengerti kenapa, seperti kenyataannya bahwa
Pembina UKM Mapala Maras UTS itu adalah saya. Seorang perempuan yang yang tidak
pernah kuat jika disuruh jalan jauh apalagi jika itu harus mendaki-daki,
seorang perempuan yang jarang olahraga dan lebih sering mager di dalam kamar,
seorang perempuan yang lebih takut muka mengusam berjerawat daripada kehabisan
uang sebelum awal bulan tiba. Terakhir kali saya melalukan perjalanan jauh yang
berhubungan dengan hutan dan gunung itu adalah di pertengahan tahun 2015 yang
lalu, saat ekspedisi Sebra bersama teman-teman Adventurous Sumbawa. Itu pun
bukan karena saya benar-benar ingin tracking, tetapi karena pada saat itu saya
sedang diserang patah hati yang sangat. Saya berfikir daripada saya berdiam
diri di dalam kamar, menangis seharian, lebih baik saya meluapkan kesedihan
saya dengan berlari ke hutan (tsaaah :p). Patah hati memang sanggup membuat
orang menyebrangi gunung dan mendaki lautan.
