Lombok memang terkenal dengan keindahan pantainya yang tidak ada habisnya. Pasir putihnya yang menawan, bukitnya yang hijau, airnya yang jernih dan bersih menjadi daya tarik utama pantai-pantai di Lombok. Setiap pantainya selalu memiliki keunikan tersendiri, ciri khas yang membuat kita rindu untuk kembali kesana. Misalnya pantai selong belanak yang ada di Penujak, Lombok Tengah, pasir putihnya itu tidak seperti yang ada di Pantai Kuta (yang butiran pasirnya bermerica dan besar), pasirnya lembut dan padat, sehingga kita yang berjalan di atasnya tidak kelelahan, dan pantulan bayangan kita akan terlihat di pasir itu. Ini mungkin karena efek dari pasirnya yang halus dan padat, sehingga jika air membasahi pasir, maka bisa menimbulkan refleksi dari benda-benda yang ada di atasnya. Pantai Pink dengan alga merahnya yang mendominasi pasir, Pantai Gili trawangan dengan sejuta pesona keindahan bawah lautnya, Pantai Kerandangan dengan karang-karangnya yang awesome, Pantai Batu Payung dengan karangnya yang khas berbentuk payung, Bukit Malimbu dengan pesona matahari terbenamnya, Pantai Tanjung Aan dengan bukit hijaunya, dan banyak lagi pantai-pantai lainnya. Saya selama 4 tahun tinggal di Lombok belum selesai menjelajahi semua pantai-pantai indah nan eksotis itu.
Untuk menyelesaikan semua daftar kunjungan pantai saya, kemarin ahad 15 Desember saya dengan beberapa teman pergi ke Pantai Seger. Pantai Seger ini adalah salah satu lokasi bersejarah tentang kemunculan Nyale, setelah Pantai Kuta, Kaliantan, Pantai Tanjung Aan. Nyale ini adalah cacing laut yang erat kaitannya dengan legenda puteri mandalika, seorang puteri yang rela bunuh diri membuang dirinya di laut (Untuk cerita yang lebih lengkap bisa dicari digoogle,hehehe). Pantai Seger terletak di Lombok Selatan, dari Mataram membutuhkan waktu sekitar 1 1/2 jam dengan kecepatan yang strandar alias tidak mengebut, kalau dari Bandara Internasional Lombok cuma membutuhkan waktu 45 menit. Pantai Seger ini tidak jauh dari Pantai Kuta, masih dalam satu barisan pantai yang sama.
Jangan khawatir dengan jalannya, jalan menuju Pantai Seger mulus dan beraspal. Pantai ini selalu ramai ketika perayaan "Bau Nyale", even yang diselenggarakan sekali setahun untuk perayaan kemunculan cacing laut kecil ini, terlebih lagi dengan adanya legenda Puteri Mandalika dibelakang kemunculan nyale ini menjadi point penting wisatawan untuk mengunjungi ini. Perayaan Bau Nyale ini juga sudah menjadi satu daya tarik wisatawan asing maupun domestik untuk mengunjungi Lombok.
| Pantai Seger |