Tampilkan postingan dengan label Gili Trawangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gili Trawangan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Juli 2013

Semakin Pusing, Semakin Sering Jalan-jalan

Kamis kemarin 4 Juli 2013 sempat konsultasi dengan dosen pembimbing. Saya ditantang untuk bisa ujian skripsi sebelum tanggal 20 Juli 2013. Wahhh, adrenallin saya seakan terpacu. Baiklah, sebelum tanggal itu InsyaAllah semuanya akan segera selesai. Kegiatan jalan-jalan ingin sekali saya hentikan untuk sementara waktu, tetapi selalu saja ada yang mengajak. Ahhh Lulu bener-bener dah kamu ini, urusan jalan-jalan gak bisa distop,hehehehe
Malam sebelum konsultasi malah sempet-sempetnya jalan-jalan bareng si sensei ke pasar malam di Harkopnas (Hari Koprasi Nasional)
Jalan-jalan sambil hunting ^_^

Snorkling di Trawangan

Di cerita saya ke Gili Trawangan beberapa waktu yang lalu saya pernah menulis tentang ini:
Di ketiga pulau itu terdapat lebih dari 3.500 spesis laut yang hidup, oleh karena itu gili ini dijadikan syurga bagi para penyelam. Gili trawangan pantainya benar-benar bersih. Jarang menemukan sampah menumpuk di punggir laut. Terumbu karang dan ikan-ikan banyak disini. Makanya itu trawangan dijadikan tempat favorit untuk snorkling. Keindahan dasar lautnya itu luar biasa. Terumbu karangnya indah-indah. Sayangnya saya tidak bisa berenang, jadinya saya hanya bisa mengagumi keindahan tanpa bisa menikmatinya. Someday saya akan kembali lagi kesini dengan kemampuan berenang saya yang hebat,hehee.
Saya tidak menyangka kalau untuk bisa snorkling disana  saya tidak mesti menunggu bertahun-tahun untuk mahir berenang, dengan kemampuan standar pun saya bisa. Yessss. Jum'at 5 Juli kemarin, saya, Ci'ita (Ci' itu panggilan untuk bibi dalam keluarga, katanya ini panggilan untuk keturunan Arab), dan sepupu-sepupu yang lain pergi liburan ke Gili Trawangan. Ci'ita ingin sekali ke Gili Trawangan, beliau lahir dan besar di Jakarta, jadi hidupnya dengan Mall terus, makanya sekalinya bisa liburan ke Lombok hampir semua tempat ingin dikunjungi tak terkecuali Gili Trawangan.
Pukul 06.00 pagi berangkat dari Mantang, Lombok Tengah. Sampai di Bangsal pukul 07.30. Perjalanan ke bangsal memerlukan perjuangan yang sangat berat, karena udara pagi di Lombok sangat dingin. Apalagi kita berempat pakai motor, dinginnya tambah lebaiii...
Bangsal di pagi hari...

Minggu, 02 Juni 2013

Enjoy Weekend to Trawangan Part II

Hari kedua di gili trawangan, setelah perjalanan melelahkan kemarin. Bangun pagi langsung disuguhkan oleh udara segar tanpa polusi. Benar-benar sejuk. Burung-burung juga banyak beterbangan. Ingin sekali mengabadikan momen itu, tetapi kamera tidak bisa menjangkau untuk mengambil gambar bagus burung-burung terbang itu -_- 
Sarapan dengan roti dan air putih sebagai sarapan benar-benar nikmat. Setelah itu, waktunya jalan-jalan keliling gili trawangan.

Enjoy Weekend To Trawangan

Terkadang rencana yang tidak terencanakan dengan matang seringkali terealisasi daripada rencana yang direncanakan dengan matang. Seperti saat ini, rencananya tercetus jum'at malam, ketika iseng-iseng main ke kostan sensei. "bagaimana untuk akhir pekan besok kita main-main ke gili, kan kemarin rencana kita setelah kuta akan ke gili" Kata si sensei. Nah, karena saya juga suka jalan-jalan langsung dah saya mengiyakan rencana itu. Diantara tiga gili, yaitu gili trawangan, gili meno dan gili air, kita lebih memilih untuk jalan-jalan ke gili air. Kenapa gili air?? Pertama, karena gili air lebih sepi dari bule-bule berbikini dan cocok untuk mencari inspirasi menulis. Kedua, ingin melihat langsung penyu-penyu yang naik ke darat untuk bertelur. Ketiga, biasalah toekang potret, cari view yang bagus buat jepret-jepret landscape. Keempat, ada beberapa setting di gili air yang ingin dijadikan objek cerita di novel si sensei. Berbekal info om google dan beberapa teman guide tour akhirnya kita nekat buat merencanakan akhir pekan di gili air. Mumpung tanggal muda, kantong tebal,hehehe. Walaupun aslinya kere, tapi si sensei dan kak cu lagi dompet tebal jadinya gowes aja saya mah^_^. Konsep travelling kita adalah perjalanan senyaman mungkin dengan biaya seminimal mungkin. Jadi, untuk penginapan kita berencana pakai tenda langsung pasang pas untuk orang bertiga, dan makanan kita persiapkan dari mataram. Telepon teman sana-sini buat pinjam tenda, tapi ternyata tendanya dipakai semua. Rubah rencana, searching google penginapan di gili air. Paling rendah ternyata Rp.150.000. Yah bolehlah. Masih menjangkau kantong. 
Keesokan harinya, entah karena apa. Si sensei mulai agak berubah pikiran untuk berangkat ke gili air, karena memang juga persiapan kita yang belum matang, takutnya nanti kita bisa terlunta-lunta disana. Kak cu juga