Jumat, 17 Mei 2013

Tentang Rayap dan Rumah



Ini bukan cerita tentang semut. Tapi tentang rayap. Berhubung saya belum pernah memotret rayap jadi untuk fotonya saya gunakan foto semut saja ya, hehehe. Semut kan juga saudaraan dengan rayap, Ibunya serangga. Ada yang pernah mendengar cerita rumah yang roboh gara-gara rayap???? Rumah itu sekian lama tidak dihuni pemiliknya, sehingga rayaplah yang mengambil alih kepemilikan rumah itu. Di luar terlihat kokoh, tetapi di dalamnya penuh dengan rayap-rayap pemakan kayu. Detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, hari berganti minggu. Rumah itu semakin ramai oleh rayap. Rayap-rayap itu bertelur banyak hingga menghasilkan kloni yang mumpuni untuk memakan semua kayu yang ada dirumah itu. Tidak akan ada yang menyangka bahwa rumah itu akan dihancurkan rayap. Ini rayap??? Sebangsa serangga kecil. Di semprot dengan gas serangga pun akan mati. Dipites dengan tangan pun akan mati juga. Tetapi orang-orang terlalu menyepelekan hal yang kecil. Mereka lupa, kekuatan kecil jika bersama akan mampu menghancurkan yang besar.
Sekarang mungkin kita berada dalam organisasi yang besar. Tempat yang nyaman, aman, damai. Tetapi ingat tiada rumah tanpa rayap. Yang menjadi pembeda adalah jumlah rayap itu. Ada yang sedikit, ada yang banyak, bahkan ada yang teramat banyak. Tidak sedikit cerita organisasi yang besar hancur karena hal kecil, hal yang tidak diperhitungkan sebelumnya, hal yang masuk ke dalam kategori 'spam'. Kesadaranlah yang akan membuat kita sadar bahwa rumah kita harus dibersihkan dari rayap-rayap itu. Jangan menunggu bertelur banyak baru dimusnahkan. Jangan sampai ketika rayap berhasil memakan bagian-bagian rumah, kita baru tersadar, "oh ternyata selain saya ada juga rayap kecil di rumah ini." Jangan katakan untuk membersihkan rumah dari rayap, kau malah menghancurkan rumah. Masih ada banyak cara cantik untuk menghancurkan rayap itu.

Jaga rumahmu dari rayap-rayap kecil itu!!!
Atau rayap itu akan menghancurkan rumahmu.....

Data exif:  Sony DSC-W610, F/2.8, exp:1/160sec, ISO:640

4 komentar:

  1. Nice post.. Dikaw tambah bijak Lu... Good *Plok Plok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sapa dulu dong senseinya..
      Wiwin Parlina gitu lho,
      hehehe
      ^_^ V

      Hapus

Tinggalkan jejak ya teman-teman, supaya saya bisa berkunjung kembali....
Salam persahabatan Blogger Indonesia ^_^