Senin, 28 Oktober 2013

Tanpa Judul

Saya rasa seberapa biasa pun seseorang dengan kesendirian, ia akan tetap merasa sepi. Sepenyendiri-penyendirinya seseorang, seintrovert-introvertnya mereka, mereka tetap butuh seorang pendengar.
Bukan! bukan hanya seorang pendengar, tapi seseorang yang membuat nyaman hati mereka.. seseorang yang mereka percaya, seseorang yang dengannya mereka berani memperlihatkan luka, yang di depannya mereka berani menunjukkan tangis... seseorang yang dengan sabar menjadi pendengar tentang cerita mereka yang patah-patah dan bercampur suara serak, yang itu pun masih tertahan di tenggorokan, yang membuat cerita mereka mungkin akhirnya hanya mampu ruah dalam tangis yang panjang... dan bahkan dalam tangis yang diam.
Orang-orang seperti ini benar-benar membutuhkan seorang pendengar, namun adakah yang mengerti bahwa sebuah tangis yang diam juga adalah sebuah cerita? adakah kau, kalian dan saya mau menjadi pendengar dari suara-suara sepi? Ya.. menjadi pendengar dari cerita yang tak bisa diceritakan... (Pendongeng Kata)
Tulisan ini menggambarkan sedikit dari apa yang aku rasakan sekarang,,, Kau tahu, betapa aku ingin bertemu denganmu??? Kamu yang mungkin akan menemaniku disaat aku tua nanti. Aku ingin sekedar menyandarkan kepalaku, bukan karena ingin menangis tetapi hanya ingin sedikit menahan gravitasi yang  membuatku terjatuh....
Ini adalah saat di mana aku butuh pendengar itu, pendengar yang membuatku tenang hanya dengan menyandarkanku di dadanya..

#NB:
Ini bukan apa-apa. Hanya ingin sekedar meluapkan sisi mellowdrama dari diri saya ^_^
Its postingan berjudul "Mencoba Romantis" Hwahwahaaaa....

Jumat, 25 Oktober 2013

Betapa Kecilnya Kita T_T

Meme Comic Islam
Jadi masih ada yang merasa sombong dan merasa diri paling hebat???
Kita tidak lebih dari sebutir debu di lautan, sangat kecil.....
Jadi masih ada yang malas menjalankan perintahnya???
Terus nanti kalau Jupiter ngamuk terus gelinding ke bumi, bumi dijepit-jepit jadi keripik??? Kalian bisa apa???
Mau datangkan Obama buat melindungi bumi??
Atau minta pak SBY buat bungkus Indonesia supaya semuanya aman??
Tidak ada yang bisa membantu kita kecuali Allah SWT..
Tidak ada tempat berlindung paling aman kecuali kepada Allah SWT...
Jangan sombong dan angkuh ^_^

*Nasihat diri yang seringkali lalai ^_^

Kamis, 24 Oktober 2013

Eksotisme Pelabuhan Newmont (Labuhan Lombok)

Ada yang pernah mendengar atau tahu tentang Pelabuhan Kayangan??? Yah di Lombok memang ada dua pelabuhan penyebrangan yang aktif, di Kayangan yang terletak di Labuhan Lombok dan di Pelabuhan Lembar yang ada di Lombok Barat. Kalau mau menyebrang ke Pulau Sumbawa mesti melalui Pelabuhan Kayangan, kalau ke Bali melewati Pelabuhan Lembar.
Saya pernah memposting tentang Kayangan, sekarang saya ingin memperlihatkan tempat-tempat yang indah di Pelabuhan Kayangan. Kemarin ketika Idul Adha, saya pulang berlibur ke rumah bibi di Labuhan Lombok, seolah menjadi ritual wajib bagi kita kalau ke rumahnya adalah bermain-main di pelabuhan. Saat itu juga saya yang paling semangat untuk main-main kesana, padahal sebelum-sebelumnya saya yang paling malas, maklum tempatnya panas menyengat. Ini demi kebutuhan di blog, share segala hal tentang Lombok.
Pelabuhan Kayangan ternyata sangat asyik buat dijadikan tempat nongkrong dan mencari inspirasi. Kita bermain-main di Pelabuhan Newmont-nya. Jikalau pagi hari pelabuhan ini ramai oleh karyawan Newmont yang akan berangkat ke SUmbawa, tetapi sore hari pelabuhan ini sepi. Banyak muda mudi yang datang untuk menikmati sunset, dan banyak juga yang datang untuk memancing ikan. Yah seperti kita sekarang, sambil menikmati matahari sore dan sambil memancing juga. Seru...

Selasa, 22 Oktober 2013

Ibu, Anakmu Sudah ke Jepang..... ^_^

Ibu, apa kabar Indonesia????
Akhirnya mimpi untuk ke Jepang tersampaikan juga, Ibu. Liburan di sini mengasyikkan sekali. Saya bisa bertemu si Doraemon, makan makanan khasnya yang bernama shushi. Saat makan shushi saya ingin sekali pulang ke Indonesia makan masakan Ibu, tetapi saya harus menikmati makanan ini ya, bu. Saya harus terbiasa dengan keadaan di Jepang. Cuaca di sini sangat berbeda dengan Indonesia, Indonesia tropis dengan 2 musim, tetapi di sini ada 4 musim bu. Sekarang lagi Aki (Musim Gugur). Daun-daun berguguran, angin berhembus dingin. Sebentar lagi tunas baru itu akan bermunculan, hijau.
Kata teman-teman no pict sama dengan hoax. Saya sudah menyediakan foto-fotonya. Ini murni tanpa editing ^_^

Senin, 21 Oktober 2013

Jelajah Eksotisme Lombok (Episode Pantai Selong Belanak)

Mataram pagi memang paling mengasyikkan. Sepi sekali. Ini mungkin karena ngekost di komplek perumahan, jadinya ahad benar-benar menjadi momen yang paling indah untuk istirahat. Saya juga suka itu. Sholat subuh, beberes bentar, masak-masak, langsung jatuhin badan di kasur, buka-buka novel dan tidur. Gayanya ala-ala anak kostan-lah,hehehe.
Saya tidak tahu dari mana datangnya ide ini, tiba-tiba di dalam otak pengen sekali ke Pantai Selong Belanak yang ada di Lombok Tengah. Saya belum pernah kesana. Katanya teman-teman pantai itu indah sekali dan paling asyik buat berendam. Penasaran juga dengan keindahannya. Tapi denger cerita teman yang bilang jalan kesana jauh dan sepi, buat takut juga. Akhirnya sms adik sepupu, teman sejati buat masalah jalan-jalan, ajakin dia keliling Lombok seharian juga woles aja selama ada bensin dan buat makan. Sms maya, dia bilang Ok buat jalan. Yasudah gaspol. Eits, berhubung mau ke Lombok Tengah, kita packing baju-baju (baju kotor) buat di cuci di rumah,hehehe. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Habis masukin baju-baju dalam tas kita langsung go.
Jarak Mataram ke Selong Belanak, memang lumayan jauh, sekitar dua jam perjalanan dengan kecepatan yang sedang. Jangan khawatir dengan kondisi jalannya, Alhamdulillah jalannya sangat mulus dan gampang dicari lokasinya, jadi tidak akan gampang tersesat. Kalau dari Mataram, lewat jalan bypass Bandara Internasional Lombok, nanti ketemu perempatan besar, kalau belok kiri kita akan menuju ke Praya, kalau lurus akan ke Bandara, nah teman-teman belok kanan ke Desa Penujak, ke jalan yang ada masjid rayanya. Kalau sudah masuk jalan itu, jalannya lurus aja. Saya agak susah untuk menjelaskan rutenya seperti apa, tapi yang penting sudah masuk jalan di masjid raya besar itu teman-teman tidak usah khawatir, teman-teman bisa bertanya kepada penduduk setempat, mereka ramah-ramah kok :D
Dari rumah bibi di Mantang, Lombok Tengah kita berangkat ke Selong Belanak pukul 13.00 Wita. Cuacanya benar-benar menyengat kulit. Kalau tidak karena rasa hati ingin melihat pantai cantik nan eksotis itu mungkin sudah balik lagi ke rumah, ngadem. Jalannya memang sangat jauh, saya akui itu, pantai-pantai indah Lombok tidak ada yang jaraknya dekat. Perlu perjuangan besar melawan lelah dan panas untuk sampai. Tapi pengorbanan itu terbalas dengan keindahannya yang luar biasa, apalagi ketika tiba di jalan yang berbukit-bukit, penurunannya dan pemandangan bukitnya itu benar-benar indah. Serasa sedang syuting film holywood dengan jalan berbukit-bukit.
Oh ya semua hasil jepret-jepret ini saya pakai kamera digital Sony Chybershoot. Kameranya biasa-biasa aja, yang penting momennya dapat ^_^
Pemandangan di atas bukit sebelum tiba di penurunan pantai selong belanak

Sabtu, 19 Oktober 2013

Ketemu Mbak Dedew (Ini Tentang Membumikan Mimpi) ^_^

Ini adalah kali ke sekian saat saya benar-benar yakin, bahwa apa yang kamu ucapkan adalah sebenar-benar doa. Entah itu hanya gurauan atau pun serius. Mimpi adalah doa, doa itu bisa dalam bentuk kata-kata, tak peduli apakah kata-kata itu terucap atau tidak dari dalam lisan kita, ketika kita terus memikirkannya maka ia bisa jadi doa. Saya percaya itu. Ingat 5cm??? Gantungkan ia 5cm tepat di hadapan kita.
***
Beberapa minggu yang lalu pas main-main ke sekret LPA (Lembaga Perlindungan Anak) Kota Mataram yang letaknya di lantai 1 Kantor Walikota Mataram, di sana ternyata banyak buku-buku remaja baru. Iseng, akhirnya saya buka satu buku yang berjudul "Anak Kost Dodol" karya Mbak Dewi "Dedew" Rieka. Sudah seperti orang gila ketawa-ketawa sendiri, sampai bunda dan temen-teman yang lain penasaran saya baca apa sampai segitunya ngakaknya. Buku AKD ini bener-bener merupakan kisah nyata mahasiswa kostan, mulai dari yang nebeng sana-sini, makan warung pinggir jalan buat hemat, dll. Saya baru baca cerita pertamanya sudah merasa "Ini kok seperti saya, ya???". Seperti yang ditulis Mbak Dew di bukunya yang AKD Returns "daku jatuh cinta pada pandangan pertama sama Jogja," maka saya juga jatuh cinta pada bacaan pertama sama AKD. Ceritanya yang mengalir begitu saja membuat kita merasa masuk ke dalam buku itu. Yang ada dalam bayangan saya ketika baca buku AKD adalah saya menjadi pemeran utamanya, dan temen-temen saya yang lain sebagai pemeran lainnya juga,hehehe. Dalam hati saya membatin, "Asyik kayaknya ni kalau ketemu sama penulisnya. Pasti akan kocak abis".Saya juga sekarang lagi giat-giatnya menulis buku, siapa tahu nanti akan dapat ilmu tentang dunia tulis menulis, Mbak Dew keren sudah menelurkan puluhan buku, Lulu kapan yah??? T_T. Eh gak taunya, satu minggu kemudian, tanggal 14 Oktober ada event Muslimah Backpacker Indonesia di Lombok, Kak Firda sms buat ketemu temen-temen MBI, sekalian silaturahim dan berbagi ilmu. Ternyata di antara puluhan orang dalam rombongan itu ada seseorang yang bernama Mbak Dew (Tahu Mbak Dew datang ke Lombok gara2 iseng buka FBnya dan bilang mau datang ke Lombok, FB memang sangat membantu untuk cari info^_^). Bahagianya bener-bener dobel saat itu.
Sms Kak Firda, ternyata bener ada Mbak Dew juga yang ikut dalam jalan-jalannya Muslimah Backpacker Indonesia. Langsung diajakin Kak Firda buat ketemu beliau....

Jumat, 11 Oktober 2013

Tanpa Judul

Hei apa kabar kau yang di sana????
Musim ini berlalu dengan cepat. Sekarang kemarau, besok hujan, besoknya lagi kadang hujan kadang kemarau, tak bisa dikira. Banyak yang sakit karena perubahan cuaca yang tak menentu. Anak-anak di sekolahku banyak yang terserang penyakit cacar, bukan satu atau dua orang tapi hampir setengahnya terserang cacar. Gurunya pun ada yang tertular. Penyakit itu begitu cepatnya menyebar dan melumpuhkan aktivitas sekolah. Bayangkan saja, karena cacar satu minggu sekolah diliburkan. Tidak mungkin bersekolah dengan kondisi seperti itu, kan??? Lumayan panik juga saat itu. Ini serasa virus mematikan yang akan melumpuhkan seluruh sendi-sendi kehidupan sekolah,hehe. Cerita sama Ibu tentang keadaan sekolah, Ibu malah bilang "ada masanya di mana anak-anak akan terserang cacar, satu kali seumur hidup. Jadi jangan terlalu didramatisasi, nanti sembuh kok. Penyakit itu untuk memperkuat imunitasnya saja"  Ingin sekali aku membawa petugas kesehatan untuk meriksa kesehatan mereka. Tetapi biasalah petugas-petugas itu lumayan rewel dan banyak maunya. Alhasil, dengan satu minggu libur mereka seperti sembuh dengan sendirinya dan datang kembali ke sekolah dengan ceria. Bahagia melihat mereka. Ternyata cacar tidak membuat mereka lemah, dengan bangganya mereka datang kepadaku memperlihatkan bekas cacarnya.
"Ibu, ini coba lihat muka saya banyak tatonya"
"Ibu  guru, Ibu guru, enak kita seminggu ndak sekolah" Dan masih banyak lagi celoteh mereka pasca hari pertama masuk sekolah.
Oh ya maksudnya dari tato itu adalah warna kehitaman yang berbekas dimukanya akibat cacar itu. Anak-anak ini ada-ada saja, sakitnya dijadikan lelucon. Mereka sekarang sudah mulai bersekolah. Bahagia melihat mereka.

Sabtu, 28 September 2013

Wisuda Pun Datang

Hari ini aku melihat banyak wajah. Aku terbiasa dengan mereka, tetapi hari ini seolah semuanya tampak asing. Aku juga hampir tak mengenal siapa aku. Riasan yang tak biasa ini membuatnya tampak berbeda. Perempuan memang terlihat lebih cantik jika tampil apa adanya. Serius. Yang ada dalam pikiranku saat ini adalah menyegerakan semuanya, lalu membuka segala riasan ini, dan tidur yang lelap di kamar.Tetapi tidak bisa. Aku mesti sabar untuk beberapa jam saja.
Lihatlah ekspresi bahagia itu. Senyum sumringah itu begitu menyejukkan, kawan. Empat tahun kita berjuang di kampus Universitas Mataram. Segala cerita telah terukir. Ini memang bukan akhir dari segalanya, tetapi inilah awal dari perjuangan yang sesungguhnya. 
Untuk teman-teman yang belum merasakan bahagianya mengenakan toga, jangan pernah menyerah kawan. Jadikan apa yang kami alami saat ini motivasi untuk tetap semangat. Wisuda itu perkara waktu dan ketekunan. 
"Jadikan buncah bahagia mereka hari ini sebagai cambuk melejitkan ikhtiar. Senyum-senyum merekah lepas hari ini adalah motivasi. Target itu kian dekat. Tak mampu berlalri, maka berjalanlah pelan. Jangan sampai rindangnya pohon melelapkanmu. Karena sekali engkau terlelap, maka ribuan langkah kau tertinggal di belakang, percayalah... "(Kata Teman)

Senin, 23 September 2013

Singkat

Perasaan kemarin baru saja kita bertemu. Dengan lugunya mengikuti semua perintah senior dalam ospek. Jalan jongkok, leher dikalungi permen, tas dengan karung beras, semua kita lakukan tanpa ada penolakan sedikit pun. Ah lugunya kita. Semester awal, kemana pun kita bersama, ke kantin bersama, mengerjakan tugas bersama, apa pun bersama. Pertengahan semester,  seperti ayam yang mulai kering sayapnya, kita sudah mulai bisa terbang. Sekarang kita sudah tiba pada semester akhir. Kesibukan kuliah dan mengerjakan tugas-tugas akhir membuat kita jarang bertemu. 
Hey dan sekarang kita bertemu kembali, bercerita tentang pengalaman skripsi, bercerita tentang segala hal, banyak cerita yang keluar dari mulut kita masing dan membuat kita tersadar bahwa kebersamaan ini terasa begitu singkat. Setelah ini, kita mulai sibuk merangkai hidup kita masing-masing, mengejar apa yang menjadi impian kita. Mereka dengan jalannya, saya berjalan dengan jalan saya sendiri juga Menjadi mandiri, terbang dengan kepakan sayap sendiri. 
Dua, tiga, atau empat tahun lagi kita bertemu. Mungkin sudah ada yang menjadi akademisi, ada yang menjadi guru, ada yang mejadi pengusaha, ada yang menjadi ibu rumah tangga, dll. Mungkin juga ada yang sudah punya anak, hidup dengan keluarga bahagia. 
Kita kembali duduk dan merangkai cerita kita bersama.....
Waktu ini begitu singkat, mari mengisinya dengan keermanfaatan teman-teman....

Teman-teman di PAUD FKIP Unram 2009

Minggu, 22 September 2013

Air Terjun Benang Kelambu (Sekeping Syurga)

Kumat lagi hobi saya buat jalan-jalan. Lombok begitu indah, dan sayang jika keindahannya hanya bisa dinikmati dari cerita orang saja. Kita mesti mengunjungi semua tempat-tempat itu untuk bisa merasakannya sendiri. Kalau kemarin saya lebih banyak mengeksplore pantai, sekarang saya mau menjelajah hutan, hahaha. Sebagai latihan awal buat mendaki rinjani. 
Ahad 22 September kemarin saya dan adik sepupu menjelajah ke Benang Stokel. Jalan-jalan dengan modal nekat judulnya ini. Hanya berbekal uang beberapa puluh ribu dan bensin seadanya, kita bismillah saja untuk berangkat. Benang stokel adalah nama air terjun yang terletak di daerah Tratak, Kecamatan Batu Kliang, Kabupaten Lombok Tengah. Kalau dari Mataram membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk sampai kesana. Jangan khawatir dengan jalannya, jalan menuju kesana sangat mulus, baru saja selesai dalam perbaikan. Ketika semester 2 kuliah, jalannya masih hancur, makanya agak trauma untuk ke Benang Stokel lagi.
Berangkat dari rumah (Letaknya di Mantang, Lombok Tengah) pukul 11.00 Wita, tiba di sana pukul 11.30 Wita.
Siap menjelajah dengan Sipink
Jalan menuju Benang Stokel sangat mulus dan asri. Banyak pepohonan di sepanjang jalan, sawah-sawah membentang hijau menambah indah pemandangannya.
Sawah-sawah di sepanjang jalan menuju Benang Stokel
Lihatlah sawahnya. Wow indah sekali. Membayangkan berlarian di tengahnya sambil menari india, #eh.